Category: Review Film

Seperti yang sudah diketahui banyak orang, Spider-Man/Peter Parker (Tom Holland) memang jadi salah satu superhero yang ikut musnah jadi debu akibat ulah Thanos (Josh Brolin) di akhir AVENGERS: INFINITY WAR. Sekedar mengingatkan, Parker ikut dalam pertempuran melawan Thanos bersama Iron Man/Tony Stark (Robert Downey Jr) dan Doctor Strange (Benedict Cumberbatch) serta para Guardians of the Galaxy. Sayang, Infinity Stones membuatnya lenyap menjadi debu.

 

Bahkan adegan menghilangnya Parker termasuk salah satu adegan paling dramatis dan menyedihkan dalam INFINITY WAR. Tak heran kalau penggemar mulai bertanya-tanya, apakah ini jadi akhir dari Spider-Man? Cukup mengejutkan karena film debutnya dalam Marvel Cinematic Universe (MCU) yakni SPIDER-MAN: HOMECOMING (2017) mencatat box office yang luar biasa.

 

Film arahan Jon Watts itu digarap dengan budget USD 175 juta dan mampu meraup USD 880,2 juta. Dibandingkan superhero Marvel lain, Spider-Man baru saja diperkenalkan setelah hak ciptanya dibeli Marvel dari Sony Pictures. Tak ingin membuat penggemar bertanya-tanya, Marvel pun memastikan akan memulai fase keempat MCU dengan SPIDER-MAN: HOMECOMING 2 sebagai salah satu pencetusnya.

 

Direktur Marvel yakni Kevin Feige sudah mengisyaratkan bahwa akan muncul banyak superhero besar Marvel lain setelah dua film INFINITY WAR. Jika sesuai jadwal, HOMECOMING 2 akan rilis pada 5 Juli 2019. Sudah memulai proses syuting di Inggris, kepastian ini menjawab bahwa Parker akan selamat setelah kekacauan yang dilakukan Thanos. HOMECOMING 2 mengambil setting waktu setelah akhir sekuel INFINITY WAR yang rilis awal Mei 2019.

 

Mysterio Jadi Musuh Spider-Man

 

Setelah berhadapan dengan Vulture/Adrian Toomes (Michael Keaton) dalam film perdananya, tentu pertanyaan berikutnya adalah siapa musuh Spider-Man di HOMECOMING 2? The Hollywood Reporter melaporkan bahwa HOMECOMING 2 akan memunculkan Mysterio sebagai musuh Spider-Man. Tak main-main, aktor tampan Jake Gyllenhaal besar kemungkinan akan mengisi karakter Mysterio.

 

Dalam komiknya, Mysterio adalah alter ego dari seorang aktor gagal bernama Quentin Beck. Beck pun bekerja di dunia film sebagai bagian efek spesial yang membuatnya mampu menciptakan ilusi mematikan. Menjelma sebagai seorang ahli hipnotis dan robotik, Beck mentahbiskan diri sebagai musuh baru si manusia laba-laba. Jika memang nanti Gyllenhaal bergabung sebagai Mysterio, maka ini seolah jadi takdir yang tertunda dirinya terlibat dalam proyek Spider-Man. Karena saat penggarapan skuel SPIDER-MAN versi Raimi dengan Maguire sebagai Parker, Gyllenhaal pernah jadi pertimbangan sebagai pengganti Maguire yang tengah cedera punggung.

 

Osborn Corp Bakal Tampil di Sekuel ‘HOMECOMING’?

 

Tak cuma bakal menghadirkan Mysterio, HOMECOMING 2 kabarnya akan menampilkan sederet karakter populer dalam dunia Parker. Screen Rant melaporkan pada pertengahan Maret lalu bahwa tim produksi tengah mencari sosok pria atau perempuan usia 30-45 tahun dan terbuka untuk semua etnis. Hal ini membuat penggemar judi togel yakin kalau keluarga Osborn akan ditampilkan yang mencakup pasangan suami istri Norman, Emily dan putra mereka yang juga sahabat dekat Parker, Harry Osborn.

 

Dengan peluang masuknya keluarga Osborn, maka HOMECOMING 2 akan mengikuti jejak dua saga Spider-Man sebelumnya yang dibintangi Tobey Maguire dan Andrew Garfield yang sama-sama memperlihatkan Norman-Harry Osborn. Bahkan rumor menyebutkan kalau Osborn Corp juga akan ditampilkan sebagai perusahaan yang membeli menara Stark. Sejauh ini sosok Harry Osborn pernah diperankan oleh James Franco dalam tiga seri garapan Raimi dan Dane DeHann yang muncul di sekuel AMAZING SPIDER-MAN.

Pada 4 maret 2018 gelaran penghargaan dunia perfilman paling bergengsi di Hollywood akan kembali diselenggarakan. Pihak Oscar sendiri telah mempublikasikan daftar para nominasinya pada 24 januari lalu dengan dibacakan oleh Tiffany Haddish dan Andy Serkis. Dari seluruh daftar yang dipublikasikan tersebut The Shape of Water karya sutradara Guillermo del Toro sukses meraih hingga 13 nominasi.

 

Walaupun tak berhasil memperoleh gelar sebagai film terbaik pada gelaran Golden Globe 2018 film yang bergenre drama fantasi tersebut merupakan film terbaik sang sutradara setelah Pan’s Labyrinth. Deretan actor dan aktris yang membintangi film ini adalah Octavia Spencer, Richard Jenkins, Michael Shannon, Doug Jones, serta Sally Hawkins.

 

Fakta film Shape of Water

Sayangnya film ini tak akan ditayangkan di bioskop Indonesia, tetapi tak ada salahnya Anda mengetahui fakta-fakta tentang film Agen togel hongkong ini.

1.     Bila umumnya para actor dan aktris film baru dipilih setelah naskah film sudah jadi, tetapi sutradara film ini, del Toro justru telah memilih siapa saja yang akan bermain pada film garapannya. Konon pemeran Elisa Esposito adalah orang yang pertama menjadi pilihannya.

2.     Pemeran si manusia amfibi, Asset, Doug Jones harus dimake up selama 3 jam sekaligus untuk mengenakan kostum manusia amfibi tersebut.

3.     Guillermo del Toro pada awalnya menghendaki film ini dibuat dalam format hitam putih demi memberikan efek dramatis yang lebih kuat. Tetapi sayangnya karena keterbatasan biaya konsep tersebut terpaksa dibatalkan. Meskipun demikian The Shape of Water tetap dinilai berkualitas sehingga sanggup meraih hingga 13 nominasi Oscar 2018.

4.     Film the Shape of Water juga sukses menyamakan posisi rekor nominasi Oscar  paling banyak yang sebelumnya diraih oleh dua film yaitu The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring dan Forrest Gump. Kedua film tersebut juga meraih 13 nominasi.

5.     Del Toro rupanya telah menyiapkan film ini sejak tahun 2011 lalu, tetapi untuk menciptakan karakter manusia amfibi Asset tersebut dibutuhkan waktu  lebih lama. Idenya berasal dari sejumlah film klasik tahun  1954 dan salah satunya adalah Creature from the Black  Lagoon.

 

Synopsis singkat Shape of Water

Film ini mengisahkan tentang seorang gadis tunawicara bernama Elisa Esposito yang bekerja di sebuah laboratorium pusat penelitian Occam Aerospace sebagai petugas kebersihan. Ia tinggal sendirian di sebuah apartemen kecil dan lebih banyak menghabiskan waktu bersama Giles tetangganya serta Zelda Fuller, rekan kerjanya yang juga seorang petugas pembersih.

 

Saat sedang membersihkan ruangan laboratorium ia mendengar suara dari tangki yang ternyata adalah si makhluk amfibi dengan penampakan mengerikan laksana monster. Seiring berjalannya waktu ia pun menjalin hubungan dengan obyek riset rahasia tersebut, yang belakangan ia ketahui diberi nama Asset. Seting film ini adalah pada awal tahun 60-an dan telah dirilis di Amerika 9 desember tahun lalu.

 

Kedua makhluk berbeda dunia tersebut akhirnya jatuh cinta dan Elisa pun melakukan berbagai cara untuk membebaskan Asset. Dibantu oleh sahabat dan tetangganya mereka pun berpetualang untuk membawa Asset kembali ke dunianya. Mereka semakin dikejar waktu karena seorang agen federal menganggap bahwa keberadaan makhluk tersebut bisa membahayakan sehingga harus dimusnahkan.

 

Film ini terpilih sebagai top 10 Film of The Year versi American Film Institute serta beberapa nominasi ajang Oscar untuk kategori best Original Score, Best Screenplay, Best Supporting Actor, Best Supporting Actress, Best Actress, Best Director, serta Best Motion Picture. The Shape of Water juga sukses meraih award di ajang Golden Lion di 74th Venice Film Festival.