Hari: 29 Oktober 2021

Salah satu perusahaan besar di Indonesia, PT. Freeport hingga saat ini masih menunggu kepastian dan tanda setuju dari Kementrian Kesehatan terkait vaksinasi covid-19 yang akan dilakukan perusahaan tersebut secara mandiri. Jika tidak ada ijin maka proses vaksinasi tidak akan dilakukan mengingat program percepatan untuk vaksinasi dipegang sepenuhnya oleh pemerintah. Freeport berharap ijin vaksinasi mandiri akan segera dikeluarkan oleh pihak pemerintah khususnya dari tim kementrian kesehatan.

 

Vaksin Sinovac Akan Digunakan PT. Freeport

Claus Wamafma sebagai direktur Freeport mengatakan bahwa pihak manajemen berencana untuk melakukan vaksin dari Sinovac untuk membantu terbentuknya imun heredity di wilayah perusahaan. Mengingat wabah covid-19 masih tinggi perusahaan pun berharap ada ijin secepatnya diberikan oleh Kementrian Kesehatan. Saat ini proses koordinasi tengah dilakukan dan pihak perusahaan hanya tinggal menunggu ijin dari pemerintah supaya bisa segera melakukan vaksinasi mandiri dalam proses percepatan vaksin di Indonesia.

 

Hal ini dilakukan karena ada sinyal positif dari Budi Gunadi sebagai menteri kesehatan tentang perusahaan swasta dan BUMN untuk melakukan vaksinasi secara mandiri. Claus Wamafma menambahkan bahwa Freeport siap untuk melakukan vaksinasi mandiri namun terbentur dengan ijin pemerintah. Percepatan vaksinasi telah didukung sesuai dengan arahan presiden jokowi, namun kapan tepatnya masih belum pasti. Belum ada ijin yang diberikan kepada PT. Freeport untuk melakukan vaksinasi seperti yang direncanakan.

 

Kawasan pertambangan Freeport merupakan salah satu cluster yang memiliki jumlah terpapar yang tinggi. Menurut Johny Lingga yang menjabat sebagai VP Freeport Bidang Hubungan Pemerintah mengatakan bahwa hingga 9 Februari 2021 terdapat 1886 karyawasan yang terpapar covid-19. Jumlah tersebut akan terus bertambah dan belum termasuk karyawan tidak tetap. Ini adalah sebuah keadaan yang harus disegerakan mendapat vaksin covid-19. Karena jumlah meninggal ada 5 orang dengan jumlah yang sembuh sudah 1.809 orang.

 

Selain di Mimika, tempat utama pertambangan Freeport, kawasan lain seperti di Tembagapura dan Kuala Kencana pun tak luput dari kasus covid-19. Ada kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Kebanyakan sedang melakukan isolasi terpusat di barak, tetapi ada juga yang dirawat di klik Kuala kencana. Jika vaksinasi bisa dilakukan maka proses penyebaran covid pun bisa segera ditekan persentasenya. Namun sekali lagi, mengenai waktu yang ditentukan kapan itu terjadi semuanya tergantung kepada ijin pemerintah.

 

Vaksinasi covid-19 usaha menekan laju virus

Usaha yang dilakukan oleh PT. Freeport adalah bentuk yang bisa dilakukan sebagai upaya menekan laju penyebaran virus. Manajaemen selalu menerapkan kewajiban rapid tes antigen kepada seluruh karyawan sebelum melakukan pekerjaan bagi yang sudah cuti. Inipun dilakukan bagi karyawan yang akan menuju Tembagapura atau Timika. Usaha ini dilakukan supaya tidak ada lagi pasien baru yang positif akibat virus corona. Beberapa karyawan cuti pun diberikan keleluasaan untuk melakukan tes di rumah.

 

Pihak Freeport melakukan kerja sama dengan pemerintah daerah untuk pemeriksaan dan tes. Bagian Freeport hanya melakukan pengukuran suhu dan pemeriksaan kesehatan secara umum. Bagi karyawan situs slot deposit pulsa tanpa potongan yang libur kerja di Tembagapura dan ingin pergi ke Timika harus memiliki surat keterangan negatif setelah melakukan tes rapid antigen.

 

Jika ijin pemerintah kemudian hadir beberapa waktu mendatang, maka PT. Freeport pun akan segera menggelar proses vaksinasi dengan menggunakan vaksin covid-19 sinovac. Dengan begitu pasien yang sakit bisa segera mendapatkan imun mereka dan tidak lagi menularkan virus kepada yang lain. demikian juga yang masih sehat bisa mendapatkan kekebalan tubuh mereka dan siap bebas bekerja di Timika atau di Mimika.