Bulan: Desember 2020

Seperti yang kita ketahui bahwa Jerman adalah negara dengan ekonomi paling besar keempat di dunia namun negara tersebut terancam menuju jurang Resesi lagi setelah menerapkan sistem Lockdown atau penguncian wilayah mulai pekan ini sampai dengan perayaan natal nanti. Tokoh-tokoh dan juga sekolah sekolah non esensial bakal mulai ditutup hari Rabu (16/12).

Jerman Terancam Resesi Lagi Pasca Pemerintah Tetapkan Lockdown

Dikutip dari CNN Indonesia, seorang ekonomi Commerzbank Dr Jorg Kramer menyebutkan bahwa Jerman mesti bersiap-siap untuk kembali lagi jatuh ke jurang Resesi yang kedua kalinya pada masa pandemi covid-19 ini. Kebijakan penguncian wilayah atau Lockdown terpaksa harus diambil lagi untuk menurunkan kasus penularan virus Corona yang kembali lagi melonjak beberapa waktu terakhir ini di Jerman. “Jerman mesti bersiap-siap untuk resepsi kedua,”  ungkap Kramer.

Menteri ekonomi Pieter Altmaier, berkata bahwa Jerman memang berpeluang untuk menghindari resensi yang kedua ini pada masa pandemi dikarenakan adanya dukungan dari stimulus pemerintah akan tetapi hal tersebut bakal bergantung dengan bagaimana dinamika dari kasus penularan virus Corona di negara tersebut. “mungkin saja, apabila kami bertindak bijaksana. Tapi ini sangat bergantung dengan peristiwa selanjutnya,” kata Altmaier.

Sebenarnya Jerman bukanlah satu-satunya negara yang harus berperang melawan gelombang kedua kasus penularan virus Corona ini karena sekarang Korea Selatan pun juga sedang khawatir dengan lonjakan dari kasus penawaran serta berpotensi untuk kembali lagi menerapkan pembatasan kegiatan di ruang-ruang publik.

Kemudian Walikota London juga meminta pemerintah pusat untuk bisa menutup sekolah dalam rangka liburan jauh lebih awal dikarenakan adanya peningkatan kasus kawasan itu. Bahkan hal yang sama juga terjadi di Amerika Serikat di mana jumlah lonjakan kasus penularan juga meningkat di musim dingin ini. Setelah jadi kisah sukses Eropa yang berhasil mengatasi virus Corona di gelombang pertama nya, Jerman sudah berjuang selama beberapa minggu terakhir ini. Lockdown bakal memberikan pukulan jangka pendek pada aktivitas dan juga kepercayaan, setidaknya demikianlah yang dikatakan oleh Jim Reid dari Deutsche Bank.

Jerman pun diketahui sudah masuk ke jurang Resesi pada Kuartal 2 2020 dan ekonomi negara tersebut mengalami minus di 2 Kuartal berturut-turut. Dicatatkan ekonomi Jerman minus 2,2% di Kuartal pertama 2020 lalu ekonomi negara itu kembali lagi minus 10,1% di Kuartal 2 2020.

Merkel: Jaga Lah Jarak Atau Ini Bakal Jadi Natal Terakhir Dengan Keluarga

Kanselir Jerman yaitu Angela Merkel juga berencana untuk menerapkan pembatasan yang jauh lebih ketat menjelang libur Natal dan tahun baru setelah Jerman mencatatkan rekor 590 kematian yang dikarenakan virus Corona dalam 1 hari. Dirinya yang berbicara di depan parlemen dengan sangat berapi-api memperingatkan masyarakat lintastoto untuk lebih bisa menaati peraturan kesehatan khususnya dalam hal membatasi kontaknya dengan orang lain apabila tak ingin Liburan Natal dan tahun baru ini jadi Liburan Natal dan tahun baru yang terakhir yang bisa  dirayakan dengan keluarga.

“Saya benar-benar minta maaf Dari lubuk hati yang paling dalam. Tetapi jika harga yang kita bayar adalah 590 kematian sehari maka ini tidak dapat diterima,” katanya.

“Jika kita terlalu banyak menjalin kontak dengan orang lain sekarang belum Natal dan itu membuat tahun ini Jadi Natal terakhir bersama keluarga, maka kita gagal. Kita tidak boleh membiarkan itu,” ungkap Merkel dalam sesi anggaran Bundestag, hari Rabu (9/12).