Month: February 2018

Pada 4 maret 2018 gelaran penghargaan dunia perfilman paling bergengsi di Hollywood akan kembali diselenggarakan. Pihak Oscar sendiri telah mempublikasikan daftar para nominasinya pada 24 januari lalu dengan dibacakan oleh Tiffany Haddish dan Andy Serkis. Dari seluruh daftar yang dipublikasikan tersebut The Shape of Water karya sutradara Guillermo del Toro sukses meraih hingga 13 nominasi.

 

Walaupun tak berhasil memperoleh gelar sebagai film terbaik pada gelaran Golden Globe 2018 film yang bergenre drama fantasi tersebut merupakan film terbaik sang sutradara setelah Pan’s Labyrinth. Deretan actor dan aktris yang membintangi film ini adalah Octavia Spencer, Richard Jenkins, Michael Shannon, Doug Jones, serta Sally Hawkins.

 

Fakta film Shape of Water

Sayangnya film ini tak akan ditayangkan di bioskop Indonesia, tetapi tak ada salahnya Anda mengetahui fakta-fakta tentang film Agen togel hongkong ini.

1.     Bila umumnya para actor dan aktris film baru dipilih setelah naskah film sudah jadi, tetapi sutradara film ini, del Toro justru telah memilih siapa saja yang akan bermain pada film garapannya. Konon pemeran Elisa Esposito adalah orang yang pertama menjadi pilihannya.

2.     Pemeran si manusia amfibi, Asset, Doug Jones harus dimake up selama 3 jam sekaligus untuk mengenakan kostum manusia amfibi tersebut.

3.     Guillermo del Toro pada awalnya menghendaki film ini dibuat dalam format hitam putih demi memberikan efek dramatis yang lebih kuat. Tetapi sayangnya karena keterbatasan biaya konsep tersebut terpaksa dibatalkan. Meskipun demikian The Shape of Water tetap dinilai berkualitas sehingga sanggup meraih hingga 13 nominasi Oscar 2018.

4.     Film the Shape of Water juga sukses menyamakan posisi rekor nominasi Oscar  paling banyak yang sebelumnya diraih oleh dua film yaitu The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring dan Forrest Gump. Kedua film tersebut juga meraih 13 nominasi.

5.     Del Toro rupanya telah menyiapkan film ini sejak tahun 2011 lalu, tetapi untuk menciptakan karakter manusia amfibi Asset tersebut dibutuhkan waktu  lebih lama. Idenya berasal dari sejumlah film klasik tahun  1954 dan salah satunya adalah Creature from the Black  Lagoon.

 

Synopsis singkat Shape of Water

Film ini mengisahkan tentang seorang gadis tunawicara bernama Elisa Esposito yang bekerja di sebuah laboratorium pusat penelitian Occam Aerospace sebagai petugas kebersihan. Ia tinggal sendirian di sebuah apartemen kecil dan lebih banyak menghabiskan waktu bersama Giles tetangganya serta Zelda Fuller, rekan kerjanya yang juga seorang petugas pembersih.

 

Saat sedang membersihkan ruangan laboratorium ia mendengar suara dari tangki yang ternyata adalah si makhluk amfibi dengan penampakan mengerikan laksana monster. Seiring berjalannya waktu ia pun menjalin hubungan dengan obyek riset rahasia tersebut, yang belakangan ia ketahui diberi nama Asset. Seting film ini adalah pada awal tahun 60-an dan telah dirilis di Amerika 9 desember tahun lalu.

 

Kedua makhluk berbeda dunia tersebut akhirnya jatuh cinta dan Elisa pun melakukan berbagai cara untuk membebaskan Asset. Dibantu oleh sahabat dan tetangganya mereka pun berpetualang untuk membawa Asset kembali ke dunianya. Mereka semakin dikejar waktu karena seorang agen federal menganggap bahwa keberadaan makhluk tersebut bisa membahayakan sehingga harus dimusnahkan.

 

Film ini terpilih sebagai top 10 Film of The Year versi American Film Institute serta beberapa nominasi ajang Oscar untuk kategori best Original Score, Best Screenplay, Best Supporting Actor, Best Supporting Actress, Best Actress, Best Director, serta Best Motion Picture. The Shape of Water juga sukses meraih award di ajang Golden Lion di 74th Venice Film Festival.

Tekad manajer Tottenham Spurs untuk memperkuat klub sepertinya sangat kuat. Dia sama sekali tidak memikirkan rumor yang berkembang di luar yang mengatakan bahwa dirinya dikaitkan dengan Real Madrid. Sebaliknya, dia fokus pada jendela transfer musim ini dimana dia serius untuk mendatangkan pemain berkualitas untuk Spurs. Ya, Mauricio Pochettino mengatakan Tottenham akan mencari pemain yang berkualitas di hari-hari terakhir bursa transfer Januari.

Spurs Siap Datangkan Pemain Berkualitas

Spurs belum menandatangani pemain pada jendela transfer musim dingin sejak mereka mendatangkan Dele Alli pada tahun 2015, namun gelandang itu langsung dipinjamkan kembali ke MK Dons untuk menyelesaikan musim itu. Nah, Pochettino baru-baru ini mengatakan bahwa Tottenham tidak akan merekrut pemain pada bulan Januari 2018 ini, namun setelah bermain imbang 1-1 dengan League Two Newport di Piala FA, bos Spurs mengakui bahwa mereka memiliki beberapa opsi Bandar Poker sebelum batas waktu transfer pada Rabu malam habis.

“Tentu kita punya beberapa pilihan,” kata Pochettino.”Kami akan pergi dalam beberapa hari terakhir untuk melihat apakah kami dapat menambahkan pemain berkualitas,” jelas Pochettino. Dia juga mengatakan; “Jika tidak, itu tidak akan terjadi, tapi akan terjadi beberapa hari ke depan untuk melihat apakah ada beberapa kemungkinan dengan beberapa pemain.”

Walau batas waktu semakin habis, Pochettino tidak putus asa untuk mendatangkan pemain berkualitas dalam waktu singkat.Sebelumnya, Tottenham sedang dalam pembicaraan untuk menandatangani Lucas Moura dari Paris-Saint Germain secara permanen.Namun, Spurs belum memberikan jawaban untuk menyetujui kesepakatan, dengan klub Prancis tersebut yang menuntut biaya di angka £ 23 juta untuk pemain sayap tersebut.

Moura Diincar Banyak Klub

Ditanya secara khusus tentang Moura, Pochettino menjawab: “Ada banyak rumor tentang pemain yang berbeda dan saya tidak pernah membicarakan rumor.” Bos Spurs Mauricio Pochettino sepertinya tidak ingin membahas target transfer menyusul hasil imbang 1-1 timnya dengan Newport di babak keempat Piala FA, Sabtu. Namun, keinginannya untuk mendatangkan pemain berkualitas juga tidak bisa dihindari.

“Ada banyak rumor tentang pemain yang berbeda, Anda tahu saya tidak pernah membicarakan rumor,” kata Pochettino, saat ditanya tentang potensi Moura pindah ke Premier League. “Kita akan melihat apa yang terjadi dalam beberapa hari terakhir [dari jendela transfer],” tandasnya.

Namun berbeda dengan pendapatan Moura yang juga memiliki harapan adanya transfer ke Liga Primer. Menurut kabar, pemain berusia 25 tahun itu merasa bekerja di bawah asuhan Mauricio Pochettino di Tottenham merupakan langkah yang tepat untuk melanjutkan karirnya.Hanya saja, Borussia Dortmund juga tertarik untuk menandatangani Moura jika mereka setuju untuk menjual Pierre-Emerick Aubameyang ke Arsenal. Klub China Beijing Guoan adalah klub lain yang ingin memperoleh layanan pemain asal Brasil tersebut. Perebutan akan semakin sulit.

Target Utama Spurs

Pochettino tetap meyakinkan publik dengan mengatakan; “Tapi kita akan lihat apa yang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini.” Adapun target utama Spurs di bursa transfer Januari adalah pemain sayap Brasil Malcom. Namun, Bordeaux sejauh ini menolak untuk beralih pada penilaian 45 juta poundsterling mereka terhadap pemain berusia 20 tahun itu.

Malcom menandatangani kontrak baru musim panas lalu yang berakhir hingga 2021 sehingga cukup sulit untuk mendatangkannya. Sementara itu, kesepakatan Moura di PSG akan berakhir dalam waktu 18 bulan lagi. Pochettino lega setelah putaran keempat melawan Newport walaupun dia juga mengakui Spurs “tidak sesuai dengan motivasi, keinginan, perjuangan dan tantangan.” Tapi perhatian yang lebih mendesak sekarang tentu pertandingan Premier League melawan Manchester United di Wembley pada Rabu malam, hanya beberapa jam sebelum jendela ditutup.