Tembus 1,6 Juta Penonton, ‘SUSAH SINYAL’ Bakal Dibuat Novel

Akhir tahun 2017 mungkin dianggap sebagai lumbung emas film-film Indonesia. Meskipun ada dua film blockbuster Hollywood yang dirilis yakni STAR WARS: THE LAST JEDI dan JUMANJI: WELCOME TO THE JUNGLE, empat film Indonesia yang dirilis tetap bisa bertahan kuat di bioskop. Keempat film itu adalah AYAT-AYAT CINTA 2, SUSAH SINYAL, SI JUKI THE MOVIE dan SURAT CINTA UNTUK STARLA.

 

Untuk SUSAH SINYAL, membawa beban atas 2,6 juta penonton yang berhasil dicetak CEK TOKO SEBELAH pada tahun 2016 lalu. Masih sama-sama ditulis, diarahkan dan dibintangi oleh komika Ernest Prakasa, SUSAH SINYAL adalah film ketiga Ernest sekaligus film pertama yang tidak bertemakan kehidupan orang Tionghoa seperti NGENEST (2015) atau CEK TOKO SEBELAH. Mengusung kisah hubungan seorang ibu pengacara yang super sibuk sekaligus single parent dengan putri semata wayangnya, SUSAH SINYAL sukses berbicara banyak di tangga box office.

 

Meskipun sama-sama dirilis bareng dengan AYAT-AYAT CINTA 2 pada 21 Desember 2017, SUSAH SINYAL mampu menembus satu juta penonton SBOBET hanya dalam waktu sembilan hari tayang. Kini di hari ke-15 perilisannya, SUSAH SINYAL telah ditonton lebih dari 1,6 juta penonton. Jika dibandingkan dengan 15 hari tayang CEK TOKO SEBELAH, selisih yang diperoleh hanyalah kurang dari 6%. Apakah SUSAH SINYAL mampu juga bersinar terang di berbagai ajang penghargaan film seperti CEK TOKO SEBELAH?

 

‘SUSAH SINYAL’ Film Terberat Bagi Ernest

Dalam wawancaranya dengan Kompas beberapa waktu lalu, Ernest tak menampik jika SUSAH SINYAL adalah karya film terberat dan tersulit yang pernah dia buat. “Ini produksi paling berat yang pernah kami bikin. Pokoknya film ini bisa dibilang tingkat kesulitannya di atas CEK TOKO SEBELAH. Lumayan signifikan. Jumlah pemainnya lebih banyak, syuting lebih lama dan medan lokasi lebih berat,” papar Ernest.

 

Suami dari Meira Anastasia ini memang memiliki lokasi syuting SUSAH SINYAL di Sumba, Nusa Tenggara Timur. Beruntung meskipun medan lokasi cukup mengerikan dan membuat seluruh kru dan pemain harus jalan off road di tepian tebing, tidak ada insiden yang terjadi.

 

Bahkan dalam jajaran pengisi soundtrack alias OST, Ernest juga menghadirkan penyanyi-penyanyi muda dan baru. salah satunya adalah Rendy Pandugo lewat lagu Be My Side. Selain Rendy, ada sosok-sosok baru lain yakni Ardhito Pramono, Marco Marche dan Aurora Ribero yang kebetulan berperan sebagai Kiara. Tak cuma nama-nama baru itu, Ernest kembali menggaet The Overtunes untuk menyumbangkan karya mereka lewat Bukan Sekedar Kata.

 

Tak Cuma Film, ‘SUSAH SINYAL’ Akan Muncul Dalam Novel

Bukan hanya menyuguhkan SUSAH SINYAL lewat film layar lebar saja, rupanya Ernest bekerja sama dengan Ika Natassa untuk melahirkan novel Susah Sinyal. Diadaptasi dari naskah filmnya, novel drama komedi kolaborasi Ernest dan Ika itu diumumkan pada 24 Desember 2017. Nantinya novel Susah Sinyal akan resmi dirilis pada Januari 2018 dan bakal menceritakan lebih jauh mengenai kehidupan Ellen (Adinia Wirasti), pengacara sekaligus ibu tunggal dari Kiara.

 

Ika sendiri sebagai seorang penulis bukanlah nama baru dalam dunia sastra Indonesia. Perempuan asli Medan itu ialah sosok di balik novel hits Antologi Rasa dan Critical Eleven. Jika kamu tak tahu, novel Critical Eleven yang sukses berat itu bahkan sudah diangkat ke layar lebar dengan Reza Rahadian yang berperan sebagai sang Aldebaran Risjad, pria sempurna idaman banyak perempuan dan Adinia sebagai Tanya Baskoro.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *